Diary si Bocah Tengil “Rodrick yang Semena-mena”
by Hattiepoed on May.08, 2012, under Book, Entertainment, my daily life
Judul Buku : Diary si Bocah Tengil “Rodrick yang Semena-mena” (Diary of A Wimpy Kid “Rodrick Rules”)
Jenis Buku : Fiksi
Pengarang : Jeff Kinney
Penerbit : Amulet Books
Tahun : 2008
Halaman : 215 halaman
Harga Buku : Rp 34.900,00
Jeff Kinney adalah pengarang novel bergambar berjudul Diary of A Wimpy Kid yang menggebrak dunia pernovelan dengan mengarang novel disertai gambar-gambar ringan sebagai pendukung ilustrasi. Pengarang buku laris #1 New York Times ini besar di Washington D.C. dan kemudian pada tahun 1995 pindah ke New England. Saat ini Jeff hidup di Massachusetts bagian selatan bersama istrinya, Julie, dan kedua anaknya, Will dan Grant.
Diary si Bocah Tengil ” Rodrick yang Semena-mena” memang menitik beratkan pada seberapa buruk hubungan Gregory “Greg” Heffley dengan Rodrick, kakaknya. Berawal dari kisah musim panas Greg yang benar-benar tidak pernah begitu menyenangkan baginya. Greg selalu dipaksa bergabung dengan tim renang di musim panas dan harus berlatih setiap hari, kegiatan itu lebih parah dari harus masuk sekolah katanya. Tapi di awal musim masuk sekolah, Greg lupa akan satu hal, yaitu “Cheese Touch” atau sentuhan keju yang masih melekat padanya. Tak ada yang mau mendekatinya sampai akhirnya dia bisa menyalurkan sekaligus melepas “Cheese Touch” pada seorang anak baru di sekolah itu. Yang kemudian diikuti berbagai kisah menarik dan mengocok perut yang ditulis sebagai sebuah Diary di hari Senin, Selasa, sampai Minggu dan kembali ke Senin sampai berganti bulan dan seterusnya.
Seri kali ini memang sedikit menekankan tentang hubungan Greg dan Rodrick. Dimulai dari Rodrick yang bertugas menjemput Greg tapi Greg harus duduk di belakang mobil van Rodrick bersama peralatan band-nya yang mana setiap kali mobil di rem, drum Rodrick bisa saja menimpa kepala Greg. Dilanjut Rodrick yang mengadakan pesta di rumah saat orang tua mereka pergi dan ikut menyeret Greg sebagai yang bersalah padahal saat pesta berlangsung Greg dikunci di ruang bawah tanah sampai pesta usai. Rodrick memang berkuasa, selalu punya berbagai alasan di segala hal dan selalu menindas adiknya.
Novel bergambar yang berformat seperti diary benar-benar seperti diary yang ditulis runtut. Dari hari satu ke hari lainnya tidak benar-benar ada hubungan karena memang dibuat seperti menceritakan suatu kejadian di hari itu saja. Tidak seperti novel lain kebanyakkan. Novel ini memang lebih tepat disebut diary, karena tidak benar-benar ada konflik, puncak, dan lain sebagainya. Mungkin sebagian orang akan menganggap berbedanya novel ini sebagai sesuatu hal yang aneh atau justru menyalahi aturan. Tapi gebrakkan inilah yang justru membuatnya populer.
Buku ini sangat saya anjurkan untuk dibaca sebagai salah satu koleksi bacaan pengkocok perut. Dengan bahasa yang ringan dan gambar-gambar menarik, buku yang telah dibuat versi film layar lebarnya ini (Diary of A Wimpy Kid) bisa menyulap mereka yang tidak suka membaca menjadi ingin membacanya lebih lanjut.









May 25th, 2012 on 07:14
minjem duwong….
June 12th, 2012 on 22:39
siniiiii..