Manusia dan Bumi
by Hattiepoed on Feb.03, 2011, under Environment, my daily life
Kerusakan alam yang terjadi menyebabkan berbagai jenis bencana.
Gempa vulkanik, gempa tektonik, banjir rutin tahunan, angin puting beliung, kekeringan, kebakaran hutan (forest fire), laut tercemar, sungai tercemar, dan teman-temannya.
Semua macam bencana di atas, hampir semua sudah pernah mampir di Indonesia. Bukan sekedar mampir, tapi datang di setiap daerah di Indonesia sudah menjadi agenda rutin mereka (kaya’ rapat aja., pake agenda rutin
).
Sebenarnya siapa sich dalang dari berbagai macam bencana tersebut di dunia ini.,?
“Manusia“
Benar atau tidak.,? Tentunya benar.
Aneh jika ditelusuri lebih lanjut.
Manusia lahir di bumi ->
Manusia tinggal di bumi ->
Manusia membutuhkan bumi ->
Manusia memanfaatkan isi bumi ->
Tapi manusia tidak merawat bumi ->
Tapi manusia merusak bumi ->
Bumi rusak ->
Di mana manusia harus tinggal jika bumi rusak.,?
Iya kan.,?
Coba lihat salah satu sungai di Indonesia ini, sungai terpenting di Jawa barat, Citarum, menjadi sungai terkotor di dunia.
Mungkin segelintir manusia masih belum sadar akan kewajiban mereka menjaga bumi ini dengan baik untuk anak cucu mereka.
Tapi tidak sedikit juga kelompok manusia yang mencoba menjaga bumi ini walaupun hanya dengan dukungan dari karya-karya mereka untuk mencoba menyadarkan yang lainnya, betapa berharganya bumi ini.
Beberapa contoh orang-orang yang peduli dengan lingkungan :
Penghijauan di Ngawi.(Harus banyak yang menirunya!)
Salah satu film dokumentasi oleh Ong Hee Yah yang berjudul “Mother Earth Speaks”
Sedikit cuplikannya :
Lagu dari Disney Friend for Change yang berjudul “Send It On” dan “Make A Wave“.
Make A Wave video clip :
Lagu yang berjudul “Pray” oleh Justin Bieber. (Kabarnya lagu ini diperuntukkan untuk Indonesia karena keprihatinannya terhadap bencana-bencana yang bertubi-tubi menimpa Indonesia)
Pray video clip :
Dan masih banyak yang lainnya.
Pesan terakhir dari artikel ini.
(Sekali lagi istilah ini akan saya pakai.).
Hanya setelah pohon terakhir mati, sungai terakhir tercampur racun, dan ikan terakhir ditangkap, barulah kita sadar bahwa uang tak bisa dimakan.
(Suku Indian Cree)













February 4th, 2011 on 07:46
Mantabbek
Hanya setelah pohon terakhir mati, sungai terakhir tercampur racun, dan ikan terakhir ditangkap, barulah kita sadar bahwa uang tak bisa dimakan
kurang siji,
ketika o2 terakhir di hirup
February 4th, 2011 on 12:38
wuih., mantab’e pke’ qolqolah kubro., hhehehe
ouwh., heeh., bner mas..
February 4th, 2011 on 18:27
semoga penhijauan di ngawi juga diikuti daerah-daerah lain agar bumi hijau dan kaya oksigen untuk kehidupan
February 5th, 2011 on 11:53
Iklan : Saya menyediakan tempat tinggal di Mars, sewa per bulan hanya RP 120.000,00 ( bisa nego )
February 5th, 2011 on 11:57
Lagi : Saya juga jual mesin pengolah batu, batu2 kali / watu gunung bisa langsung dimakan.. hanya dengan proses 5 menit.
harga Rp 1.500.000,00 ( bisa nego )
February 5th, 2011 on 13:48
16 :: he.,?? iklane produk yang so imposible to be.. hhehe., emang di mars ada kos”an thoo.,?? ooo., terus yang mesin pengolah batu itu koq hebat bisa langsung dimakan., orang Jepang aja belum punya itu.
Mr.Budies :: Amiin., Ngawi sudah memulai., tinggal ditingkatkan dan ditularkan ke daerah” yang lain., hidup bumi.,!!!
February 6th, 2011 on 13:27
it’s really good…
visit my blog guys @ http://iluvmagetan.blogspot.com/
keep spirit^^
don’t forget follow back
Thanks…
February 6th, 2011 on 18:20
Thank’s., you too.,
Of course it’s follow for follow,.
^_^
February 8th, 2011 on 12:17
seting permalink-nya masih default, menurut saya cepat diganti sebelum banyk artikel yang terindeks google
February 8th, 2011 on 17:01
danke Herr Budi..
February 13th, 2011 on 23:05
he he, ndang posting neh. ben aku iso komentar eneh
February 15th, 2011 on 11:07
inggih.,
habis suspended.,
baru sembuh..
posting baru ditunggu.
hhehe