Monumen GWK Akan Mengalahkan Liberty
by Hattiepoed on May.30, 2011, under Culture
Beberapa hari yang lalu siswa kelas XI dari SMAN 1 Magetan baru pulang dari tour ke Pulau Dewata alias Bali, termasuk saya yang berada di rombongan Bus 2.
Sebenarnya ada sangat banyak hal menarik tentang Bali yang Tour Guide kami (Bli Nyoman) ceritakan. Tapi ada satu yang menurut saya sangat menarik. Sesuatu yang akan membuat Bali menjadi lebih dikenal dunia. (Lebay., hihi
)
Yaitu monumen GWK (Garuda Wisnu Kencana).
Apa sich Monumen GWK ini ?
Monumen GWK ini terletak di Bali Selatan.
Terdiri dari patung Dewa Wisnu dan Burung Garuda. Menurut cerita tour guide di bus kami, Bli Nyoman, Sesuai dengan nama GWK yaitu Garuda Wisnu Kencana, maka akan ada beberapa bagian seperti mahkota patung Dewa Wisnu yang dilapisi emas.
Monumen ini mulai dibangun oleh seniman yang bernama I Nyoman Nuarta. Dari tangan emas sang seniman, beliau merubah sebuah bukit kapur yang tandus dan sama sekali tidak menarik untuk dikunjungi menjadi sebuah kompleks wisata yang menarik dan akan menjadi daya tarik lain di Bali. GWK ini pun juga akan menjadi icon Pulau Bali.
Disebutkan juga jika pengerjaan GWK ini selesai 100% dan seluruh bagiannya telah disatukan antara Patung Dewa Wisnu dan Burung Garuda, GWK bisa terlihat dari jarak pandang sekitar 20km dan akan mengalahkan kemegahan Patung Liberty milik Amerika.
Tapi sayangnya, pengerjaan GWK sampai saat ini baru sekitar 20% dan masih 80% lagi yang harus diselesaikan untuk mencapai 100%. Dan waktu untuk menyelesaikannya tidak bisa diprediksikan.
Bagian-bagian monumen juga masih terpisah-pisah karena belum seluruhnya selesai.
Patung Setengah Badan Dewa Wisnu
Patung Burung Garuda
Menurut sumber, ada beberapa alasan mengapa setelah sekian tahun Monumen GWK masih belum bisa diselesaikan. Yang pasti adalah terbentur besarnya biaya yang dikeluarkan untuk menyelesaikannya. Bermilyar-milyar rupiah harus dikeluarkan. Biaya yang besar ini karena bahan baku patung adalah besi dan baja. Ditambah biaya emas yang akan melapisi beberapa bagian patung.
Selain itu, karena pembuatan patung-patungnya tidak dilakukan di Bali sendiri melainkan di Bandung Jawa Barat. Prosesnya terbilang sulit dan membutuhkan waktu yang sangat lama karena dari Bandung dibentuk bagian dari patung yang terbuat dari lempengan baja yang kemudian dibongkar untuk dikirim ke Bali, lalu akan dipasang lagi di Bali.
Jadi, ketika melihat detail dari patung di monumen GWK ini akan terlihat dengan jelas bekas-bekas las dari lempengan besi dan baja yang disatukan.
Kita tunggu saja kapan monumen GWK ini terselesaikan dan akan menambah pesona Pulau Bali. ^_^










May 31st, 2011 on 13:40
huft… saya gak suka pantung….
gambare di kecilkan to mbak… load nya berat nih.. hehehe
June 9th, 2011 on 16:50
aku nggak enjoy di bali kemarin,
hard to smile, hard to laugh, *halah*