Secuil Kisah Masa SD
by Hattiepoed on Dec.30, 2011, under my daily life, my school life
Setelah lama tidak berkutik dengan blog karena padatnya jadwal (haha
), dan kebetulan sedang blogwalking ke persinggahan milik Mas Vicky dan tertarik untuk membaca cerita si masnya yang berjudul Cerita Jaman SD ternyata saya yang katanya sedang gemar minum susu ini juga kecipratan mendapat PR untuk bercerita tentang masa SD saya juga.
Sebenarnya PR yang diberikan sudah lama, tapi lebih baik terlambat dari pada tidak mengerjakan PR.
Berbeda dengan Mas Vicky yang katanya masa SD-nya nomaden alias berpindah-pindah tempat, masa SD saya dari kelas satu sampai lulus saya habiskan di SD yang sama yaitu SD Muhammadiyah Magetan. Mungkin di kota lain SD Muhammadiyah sudah banyak dikenal, lain halnya di Magetan. Saya sendiri bersama teman-teman satu angkatan merupakan angkatan kedua dari SD ini.
SD Muhammadiyah Magetan atau yang biasa disebut SEDAMU saat itu baru merintis sekolah dengan hanya memiliki beberapa tenaga pengajar. Di tahun saya masuk dan belajar, di sekolah tersebut hanya ada dua tingkatan yaitu kelas 1 A&B dan kelas 2. Jadi berbeda dengan sekolah lain yang memiliki banyak siswa.
Bayangkan betapa sepinya masa SD saya saat itu di sebuah sekolah yang cukup luas hanya diisi dengan siswa dari tiga kelas yang rata-rata berisi 20 siswa tiap kelas. Jadi kami seangkatan benar-benar dekat karena memang di sekolah setiap hari hanya itu-itu saja.
Siswa kelas satu saat itu kalau tidak salah pulang sekitar pukul sepuluh. Sedangkan siswa kelas dua pulang setelah makan siang yang dilaksanakan setelah sholat dhuhur berjama’ah. Tapi sebagai siswa kelas satu saya harus pulang bersamaan dengan kakak kelas dua. Kenapa? karena saya harus menunggu para guru juga pulang.
Sejak kelas satu sampai kelas tiga SD saya masih menetap di desa Gandu yang merupakan sentra ayam panggang yang tentu jauh dari tempat saya bersekolah. Jadi ibu memilih menitipkan saya kepada ibu guru yang bernama Bu Rinda yang kebetulan kost di Maospati untuk berangkat dan pulang sekolah.
Masa SD yang tidak terlupakan adalah kegiatan pulang pergi sekolah.
Setiap pagi setelah siap untuk berangkat sekolah, saya harus berjalan menuju jalan raya ditemani ibu untuk mencari bus menuju terminal Maospati. Sesampainya di terminal, setelah Bu Rinda datang saya dipindah tangankan (
) ke Bu Rinda untuk naik bus menuju terminal Magetan.
Sebenarnya sejak kecil saya gampang sekali tertidur ketika di kendaraan, jadi hampir setiap hari saya tertidur di pangkuan ibu guru tercinta saya.
Setelah sampai di terminal Magetan, perjalanan belum selesai karena kami harus naik Kol yang berputar-putar terlebih dahulu dan akhirnya sampai di sekolah.
Dan untuk pulang tentu saya harus menunggu Bu Rinda pulang juga. Sebenarnya bukan suatu kerugian, tetapi sebaliknya itu merupakan suatu keuntungan bagi saya saat itu. Untuk mengisi waktu menunggu kelas dua pulang, saya tidak hanya bisa bermain, tapi juga mengerjakan PR yang para gurunya bisa langsung mengajari saya. Hehe
Tidak hanya itu, masa SD yang paling teringat juga saat acara makan siang bersama. Menjadi satu-satunya siswa kelas satu yang ikut antri dan makan bersama siswa kelas dua di dalam aula menjadi kegiatan setiap harinya di sekolah. Dan karena saya paling kecil, selalu saja menjadi yang terakhir untuk menghabiskan makanan itu. Dan selalu harus ada salah satu guru yang menunggu sampai benar-benar tidak ada sisa satu nasipun di piring saya.
Hemmmmm, that was an unforgetable moment.








December 31st, 2011 on 07:52
pantas saja tidak nongol lama sekali..
walah… mau pergi sekolah kayak mau berpetualang.. naik bis, naik angkot muter muter + sampe tidur pula di kendaraan.. wkwkkwk
January 8th, 2012 on 20:59
Haha., maunya sih nongol mas., tapi keadaan memungkinkan untuk tidak menungul..
Weee., kecil-kecil bolang ini kulo.. wkwkwkwkwk
January 9th, 2012 on 14:57
Hihi ceritane wuh koyok komik bergambar sinchan ae… wokoko bayang ne sik ah
January 16th, 2012 on 13:20
wkkw.. untuk ndak ketut kegondol bis..
March 14th, 2012 on 10:55
Wah ternyata sama-sama warga Muhammadiyah juga toh….
Guru SEDAMU bnyak yang aku kenal juga.
Wassalam
April 28th, 2012 on 20:38
Waahh..
Iya pak,